HR AHMAD: 2-713
Musnad sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga ( مسند العشرة المبشرين بالجنة)
Musnad Ali bin Abu Thalib Radliyallahu 'anhu ( ومن مسند علي بن أبي طالب رضي الله عنه)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْحَارِثِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَجْهَرَ الْقَوْمُ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِالْقُرْآنِ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid Bin Harun] Telah menceritakan kepada kami [Khalid Bin Abduillah] dari [Mutharrif] dari [Abu Ishaq] dari [Al Harits] dari [Ali], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang suatu kaum saling mengeraskan bacaan Al Qur'an antara satu dengan yang lainnya di waktu maghrib dan Isya'."