HR AHMAD: 2-6243
Musnad sahabat yang banyak meriwayatkan hadits ( مسند المكثرين من الصحابة)
Musnad Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash Radliyallahu ta'ala 'anhuma ( مسند عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله تعالى عنهما)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ وَسُفْيَانُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَفَعَهُ سُفْيَانُ وَوَقَفَهُ مِسْعَرٌ قَالَ
مِنْ الْكَبَائِرِ أَنْ يَشْتُمَ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قَالُوا وَكَيْفَ يَشْتُمُ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قَالَ يَسُبُّ أَبَا الرَّجُلِ فَيَسُبُّ أَبَاهُ وَيَسُبُّ أُمَّهُ فَيَسُبُّ أُمَّهُ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dan [Sufyan] dari [Sa'd bin Ibrahim] dari [Humaid bin Abdirrahman bin Auf] dari [Abdullah bin Amru]. Hadits ini di-marfu'-kan oleh Sufyan dan dimauqufkan oleh Mis'ar. Beliau bersabda: "Termasuk dari dosa-dosa besar jika seseorang mencaci maki kedua orang tuanya." Orang-orang pun bertanya, "Bagaimana mungkin seseorang mencaci maki kedua orang tuanya sendiri?" Beliau berkata: "Jika ia mencaci maki bapak orang lain lalu kemudian orang tersebut membalas mencaci maki bapaknya, dan kemudian ia mencaci maki ibunya dan orang itupun membalas mencaci maki ibunya."